Home » » Tips Merawat Motor Matic

Tips Merawat Motor Matic


Secara umum cara merawat motor matik sama dengan merawat motor lainnya. Hanya saja terdapat beberapa penambahan pada item V Belt-nya saja yang menjadi ciri khas dari motor matik ini. Lakukan cara merawatnya dengan benar agar kondisi motor matik Anda tetap prima dan terhindar dari kerusakan yang serius. Karena jika terjadi kerusakan yang serius maka akan memakan biaya yang tidak sedikit. Jadi rawatlah motor Anda sesuai prosedur yang benar.

Berikut cara merawat motor matik yang perlu anda ketahui :
  • Lakukan servis umum rutin 2 bulan sekali, cek karburator, cek busi, buka filter udara dan cek rantai.
  • Perhatikan V Belt (letaknya disamping roda) diganti tiap 25.000 km dan diservis tiap 10.000 km.
  • Oli mesin sangat penting peranannya untuk melumas komponen-komponen mesin. Ganti oli tiap 2.000 km, jangan menanti minyak pelumas berwarna kehitam-hitaman karena mempengaruhi kelenturan daya tarik mesin.
  • Servis karburator tiap 3 bulan sekali.
  • Tiap 15.000 km klep wajib dibersihkan agar mesin dalam kondisi bagus dan motor tidak ngadat atau mogok, biasanya kotoran sering mengganjal di klep.
  • Sebaiknya servis motor di bengkel resmi, jika ada kerusakan lebih mudah ditangani.
  • Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, hidupkan mesin dengan menarik cuk dan gunakan starter kaki. Biarkan mesin hidup sekitar 5 menit supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Kemudian kembalikan letak cuk dan motor siap digunakan.
  • Periksa tekanan angin ban, jangan terlalu keras dan juga jangan kurang angin.
  • Gunakan selalu spare part asli. Lebih baik mahal sedikit tetapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli meski murah tetapi tidak tahan lama.

    Kalau untuk mempercepat akselerasi motor matik ini triknya.
Peranti transmisi Continously Variable Transmission (CVT) merupakan komponen yang penting bagi sepeda motor jenis skuter matik (skutik). Peranti ini memiliki fungsi menyalurkan tenaga yang dihasilkan mesin ke roda belakang.

Begitu pun bila Anda menginginkan motor skutik kesayangan Anda mampu berakselerasi dengan cepat dan mencapai kecepatan tertinggi atau top speed. Maka peranti itu wajib mendapat perhatian, khususnya bagian roller dan belt.

Pasalnya, bila akselerasi rendah atau lambat, motor menjadi boros bahan bakar, pergerakan tidak lincah, dan sulit diajak bermanuver. Sebab, motor yang akselerasinya berat membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar.

Lantas apa saja yang wajib dibenahi? Bagaimana caranya?

1. Gunakan roller yang ringan

Roller pada skutik berfungsi untuk memberikan tekanan keluar pada variator sehingga komponen itu dapat membuka atau memberikan perubahan lingkar diameter yang lebih besar kepada belt drive.

Seiring dengan perubahan lingkar diameter itu, belt akan menggerakkan pulley belakang dan depan. Sebab, kedua pulley saling berhubungan dengan menggunakan belt.



Oleh karena itu, bila menginginkan akselerasi yang tinggi, sangat disarankan menggunakan roller yang berbobot ringan. Bila berat standar roller yang digunakan adalah 15 gram, maka gunakan roller yang berbobot 13 gram. Oleh karena itu, gunakan roller aftermarket yang kini banyak beredar.

Namun, bila ingin mencapai kecepatan tertinggi disarankan untuk menggunakan roller yang agak berat. Jadi, bila ingin akselerasi yang ringan, namun juga mendapatkan kecepatan tertinggi sebaiknya menggunakan roller dengan bobot di antara bobot standar dan ringan, yaitu 14 gram.

2. Bersihkan sistem CVT

Sangat disarankan untuk memeriksa rutin CVT setelah skutik menempuh jarak 3–6 ribu kilometer. Lakukan servis terhadap peranti itu setelah berjalan 8–9 ribu kilometer.



Bersihkan semua komponen utama peranti itu dari kotoran, air, cipratan oli. Sebab, berbagai unsur itu bisa masuk ke sistem CVT celah sirkulasi udara. Bila CVT kotor, selain berisik juga menyebabkan belt mudah slip, pulley dan roller juga tidak akan bekerja secara maksimal

Selain itu, periksa kondisi roller apakah masih bagus. Bila peranti itu telah berubah bentuk (peyang) maka sebaiknya diganti. Sebab, roller yang aus tidak akan berfungsi secara maksimal.

Sebaiknya, bersihkan roller secara rutin dengan menggunakan bensin dan kuas. Selain itu, berikan pelumas, yaitu grease khusus CVT.
Mudah bukan, apabila kita mentaati tips diatas, maka kendaraan kita akan selalu dalam kondisi prima dan memiliki harga jual yang selalu tinggi.

Semoga Bermanfaat.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

terima kasih gan atas infonya, sangat membantu. salam kenal ya.